TUGAS ETNOGRAFI UNTUK SMA

Ketika mengunjungi sebuah SMA untuk pembuatan VCD pembelajaran Antropologi, guru yang mengampu pelajaran tersebut bertanya kepada saya, bagaimana memberi tugas antropologi kepada siswa. Pertanyaan tersebut sangat menantang karena berkaitan dengan memperkenalkan antropologi yang merupakan studi tingkat universitas kepada siswa SMA. Bayangan orang terhadap antropologi adalah selalu terkait dengan masa lampau, suku terasing yang jauh dari mana-mana. Padahal itu adalah sisi romantik dari antropologi. Antropologi telah berkembang jauh. Tidak lagi berkubang pada masa lalu, tapi pada masa kini. Berikut disajikan contoh terkait dengan pemberian tugas antropologi untuk siswa SMA. Naskah asli ini dalam bahasa inggris (bisa diambil di http://www.esnips.com/doc/61b11829-2397-40b1-a810-352c8f7fabfa/McDonalds-Ethnography).

ETNOGRAFI MCDONALD

KEPADA: NGNMO SZQUEL, KOMANDAN PENJELAJAH BINTANG X

DARI: IAN CINNAMON, AGEN LAPANGAN

SUBYEK: Studi on-going musuh kita

STATUS MISI: TERLAKSANA

Saat ini saya telah menyelesaikan ekspedisi terhadap planet yang disebut sebagai “bumi”. Saya mengunjungi sebuah fasilitas makan yang diberi nama “McDonald”. Studi saya mengenai makhluk bumi berkaitan dengan persiapan untuk invasi. Saya harapkan invasi kita akan sukses dikarenakan sifat lemah dari manusia – meskipun manusia tahu betapa buruk makanan yang mereka makan bagi kesehatan (gambar 1) mereka tetap saja memakannya.

Laporan ini terbagi dalam 8 bagian : makanan, nilai, gender/usia/pembagian kerja/status dan peran,keluarga, penggunaan ruang, hubungan pegawai/pengunjung,kelas sosial, dan bahasa

MAKANAN. Fasilitas makan ini menyediakan tiga jenis makanan. Antara lain: daging sapi goreng yang ditaruh diatas 2 iris roti (alias hamburger), kentang goreng (alias french fries), beberapa irisan dagi ayam dalam sebuah roti (alias sandwich). Anehnya, manusia berbondong-bondong mengantri makanan tanpa nutrisi ini. Tempat yang dikunjungi dalam laporan ini menhabiskan seribu hamburger setiap hari. Dengan maksud melayani banyak manusia yang lapar, manajemen menginginkan agar kerumunan ini tetap bergerak. Untuk itu mereka memiliki jendela “drive thru” (gambar 2) dan hamburger setengah jadi.

NILAI. “McDonald’s” ingin agar para pelanggannya merasa gembira dan ikut terlibat. Mereka memberi daya tarik pada apa yang mereka lihat sebagai nilai-nilai pelanggan. Kata –kata kunci sering digunakan dalam iklan dan brosur diseluruh bagian restoran ada. “Gembira”, “Senyum”,”Segar”, “Komunitas Kita”, “Komitmen Kami”, mengitari para pengunjung yang lapar. Kata “Komunitas” membuat para pengunjung berpikir McDonal’s pduli terhadap mereka. Beberapa nilai yang lain kebersihan, kualitas, dan servis.”McDonal’s” mendukung beberapa kegiatan amal – seperti rumah Ronal McDonald bagi anak sakit dan yang membutuhkan. Bagaimanapun, kesan yang saya tangkap terhadap apa yang memotivasi manusia datang ke McDonald’s adalah makanan murah untuk mengisi perut yang lapar.

GENDER/USIA/PEMBAGIAN KERJA. Hanya ada dua pegawai pria dan delapan pegawai wanita, semuanya berusia 30 – 40 tahun. (populasi yang tua ini mungkin berkaitan dengan jam kedatangan saya yaitu jam 8 pada malam minggu). Ada enam jenis pekerjaan yaitu, kasir, pembungkus makanan, pembuat makanan, penunggu drive thru,gadis pembersih. Keempat manajer tidak memiliki banyak tanggung jawab. Ketika ditanya jika ada pesta, mereka menjawab,”kamu bisa bertanya pada pemilik.” Pengunjung bisa laki-laki maupun perempuan. Usia bisa berbeda-beda. Bisa remaja, anak-anak (7 s/d 12 tahun) dengan orang tua mereka (30 s/d 40 tahun), beberapa oarng yang berusia 30 s/d 40 tahun dan orang tua yang tampaknya kurang waras yang berbicara pada dirinya sendiri (berusia kurang lebih 70 s/d 80 tahun) (gambar 3).

KELUARGA. Banyak pengunjung yang datang ke McDonald’s bersama keluarga. Satu keluarga rata-rata berisi tiga sampai 4 orang. Kebanyakan keluarga hanya datang bersama ibu bersama anak-anaknya, tanpa ayah. Keluarga tanpa gembira dan saling berbicara satu sama lain. Anak-anak mempengaruhi perilaku orang tua oleh karena itu sangat mengotrol dalam lingkingan ini. Beberapa diantara terlihat mengantri makanan dan membayar makanan dengan uang yang diberikan oleh orang tua mereka. “McDonald’s” bisa disebut sebagai “ramah anak”. Terdapat makanan khusus anak dengan mainan (sebagai alat manipulasi) dan arena bermain yang sangat mengundang dan menyenangkan.

PENGGUNAAN RUANG. Sangat jelas “McDonald’s” menghabiskan jutaan dollar untuk mendesain restoran (gambar 4). Sebagai contoh, tempat duduk plastik yang sangat tidak nyaman sehingga yang makan akan segera menyatap makanannya secara cepat dan segera meninggalkan restoran. Tempat sampah tersebunyi sehingga pengunjung bisa makan tanpa harus melihat tempat sampah. Meja berwarna yang sangat mudah dibersihkan, terdapat saluranmusik yang diperdengarkan, dan cahaya neon (gambar 5) agar pengunjung bisa merasa gembira. Ketika memasuki fasilitas makan, hal pertama yang anda ingat adalah gemerlap lampu neon. Restoran juga penuh dengan bunga plastik (gambar 6) agar pengunjung merasa betah. Yang paling penting, adalah arena bermain dibagian depan yang menggambil sebagian besar gedung. Itu adalah alat manipulasi agar anak-anak melihat dan meminta orang tua berhenti dan makan disitu. Bagian tersebut menarik banyak pelanggan.

HUBUNGAN PEGAWAI/PENGGUNJUNG. Para pegawai sangat ramah terhadap pengunjung, tetapi mereka tidak fleksible. Seseorang hanya bisa memesan apa yang tertera pada daftar. Juga tampak suatu ketidaksopanan. Misalnya ketika kita sedang makan tiba-tiba ada petugas pembersih yang akhirnya kita harus mengangkat kaki agar lantai bisa dipel. Para pegawi ramah satu dengan lainnya. Para pengunjung juga sibuk dengan makanannya, mereka tidak berbicara satu sama lain.

KELAS SOSIAL. “McDonald’s” tidak menarik bagi kelas atas. Kebanyakan pengunjung adalah kelas pekerja atau kelas bawah. Pakaian yang mereka kenakan adalah pakaian santai,juga ada beberapa gelandangan (seorang gelandang tampak menggunakan ransel). Pengunjung dan pegawai berasal dari kelas yang sama.

BAHASA. Bahasa utama yang digunakan adalah spanyol. Sementara pengunjung mengunakan bahasa Spanyol atau Inggris. Sebagai contoh ketika ditanya sebuah pertanyaan mereka menjawan,” No comprendo.” Tabel gizi makanan juga tertulis dalam bahasa spanyol.

Dengan kata lain,”Mc Donald’s” telah menginvasi masyarakat ini dengan mempengaruhi bagian paling rentan, yaitu anak-anak. Mereka melihat mainan juga arena permainan sehingga meminta orang tua untuk membawa mereka kesana. Para orang tua tidak sadar akan rendahnya kualitas makanan.

Meskipun mereka tahu sedang memakan makanan yang bisa menyebabkan buntunya pembuluh darah, makanan pemendek umur, mereka tetap saja memakannya. Mereka tidak peduli apa yang mereka makan sepanjang rasanya enak …dan harganya murah. Dan anak-anak mereka puas.

Gambar 1 (makhluk bumi sudah diperingatkan atas yang mereka makan)

1

Gambar 2 (drive thru)

2

Gambar 3 (Para pengunjung)

3

Gambar 4 (Layout McDonald’s)

4


Gambar 5 (Cahaya Neon)

51

Gambar 6 (Bunga Plastik)

6

Gambar 7 (Panduan fakta gizi dalam bahasa Spanyol)

Maaf gambar tidak tersedia

LAINNYA:

Setelah memproses gambar “McDonald’s” melalui scanner khusus yang diciptakan oleh ilmuwan dari planet kami, kami mendapat kan hasil sebagai berikut:

Sebelum Decoding

71

Setelah Decoding

8

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: